Globalisasi
Nama : Savira Citra
Amalia
NIM : 191710101057
GLOBALISASI
1.
Pengertian
Globalisasi
adalah suatu proses menjdikan sesuatu baik benda ataupun perilaku sebagai ciri
dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah ( Achmad Suparman
). Globalisasi adalah suattu proses interaksi yang saling mempengaruhi dan
saling bergantung antara yang satu dengan yang lainnya dilakukan oleh antar
bangsa atau sesuatu yang berkaitan dengan dunia internasional atau seluruh
seluruh alam jagad raya.
2.
Faktor – Faktor
a. Berkembang
pesatnya teknologi komunikasi .
b. Adanya
integritas ekonomi dunia .
c. Kebijakan
Negara untuk berhubungan dan menjalin kerja sama dengan negara lain.
d. Adanya
migrasi penduduk ke berbagai negara .
3.
Macam – Macam
a. Globalisasi
Perekonomian
Merupakan suatu proses kegiatan ekonomi
dan perdagangan , dimana negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar
yang semakin terintegrasi tanpa adanya rintangan batas territorial negara.
·
Kebijakan :
1. Meningkatkan
kemakmuran masyarakat dalam suatu negara .
2. Meluaskan
pasar untuk produk dalam negeri.
·
Kekurangan :
1. Menghambat
pertumbuhan sector industri.
2. Sector
keuangan semakin tidak stabil.
b. Globalisasi
Kebudayaan
Merupakan penyebaran gagasan , makna,
dan nilai keseluruhan dunia dengan cara tertentu untuk memperluas dan
mempererat hubungan sosial.
·
Ciri berkembangnya globalisasi
kebudayaan :
1. Berkembangnya
pertukaran kebudayaan internasional .
2. Berkembangnya
pariwisata .
4.Pengaruh Globalisasi
a. Dampak
Positif
·
Meningkatkan etos kerja yang tinggi,
suka bekerja keras, disiplin, mempunyai jiwa kemandirian, rasional, dan
sportif.
·
Kemajuan di bidang teknologi menyebabkan
kehidupan sosial ekonomi lebih produktif, efektif, dan efisien sehingga
mempunyai produksi dalam negeri mampu bersaing di pasar internasional.
·
Mudah memeroleh informasi dan ilmu
pengetahuan.
b. Dampak
Negatif
·
Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat
membawa kemajuan dan kemakmuran. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah
arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Jka hal tesebut
terjadi maka rasanasionalisme bangsa
akan hilang.
·
Hilangnya rasa cinta terhadap produk
dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri. Dengan hilangnya rasa cinta
terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya
rasa nasionalisme.
·
Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial
yang tajam antara yang kaya dan miskin
karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi.
·
Munculnya sikapindividualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antar
perilaku sesama warga.
Pembelajaran
Kewarganegaraan dapat membangun konsep warga negara global apabila proses
pembelajaran yang dilakukan perorientasi pada pengembangan kemampuan sikap,
pengetahuan dan keterampilan dalam menyelesaikan berbagai permasalah, konflik,
dan isu-isu global berbasis pendidikan otentik dengan penerapan strategi,
pendekatan dan model pembelajaran yang terintegrasi. Hal tersebut merupakan
salah satu bentuk pengamalan nilai-nilai dasar proses pembelajaran
Kewarganegaraan untuk membagun karakter warga negara global yang baik, cerdas,
dan dapat diandalkan.
Komentar
Posting Komentar